Analisis Keuntungan dan Efisiensi Produksi Kerupuk Kemplang Ikan pada Skala Rumah Tangga di Kecamatan Kemuning, Sumatera Selatan

Authors

  • Rr Dyah Paramitha Mentari Universitas PGRI
  • Yedi Wihardi Universitas PGRI
  • Desliana Opie Harliani Universitas PGRI
  • Zhulian Hikmah Hasibuan Program Studi Ilmu Kelautan, Universitas PGRI Palembang
  • Ni Komang Suryati Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan, BPSDMKP
  • Rezki Antoni S Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan, BPSDMKP

DOI:

https://doi.org/10.47747/jismab.v6i1.2647

Keywords:

Kerupuk Kemplang Panggang, Efisiensi Produksi, Keuntungan, Usaha Rumah Tangga, R/C Rasio

Abstract

The grilled-kemplang crackers are one of the traditional culinary products of South Sumatra that not only reflect local innovation but also represent the community's adaptation to the availability of raw materials and evolving times. This product plays a significant role in the local economy, particularly as a source of income for household-scale entrepreneurs. This study aims to analyze the profitability and production efficiency of fish-based kemplang crackers at a household scale in Kemuning District. The method used is a survey with purposive sampling techniques, with data obtained through observations, interviews, and literature studies. The survey used a purposive sampling strategy, and information was collected through literature observations, interviews with 30 respondents, and observations. The results of the analysis show that the baked kemplang cracker company has an R/C ratio of 1.93, which shows efficiency and is worthy of development. With total production costs of IDR 318,175.93, the average income per production is IDR 279,018.31. Based on the research results, the baked kemplang cracker business in Kemuning District has proven to be profitable and has a lot of room to develop into a source of income for the residents of Palembang City.

References

Assegaf, A. R. (2019). Pengaruh Biaya Tetap dan Biaya Variabel Terhadap Profibilitas PT. Pecel Lele Lela Internasional, Cabang 17, Tanjung Barat jakarta Selatan. Ekonomi Dan Industri, 20(1), 1–5.

Burhanuddin, A. I., & Nessa, H. M. N. (2018). Pengantar Ilmu Kelautan dan Perikanan (E. R. Fadilah & H. Ramadhani, Eds.). Deepublish.

Gonibala, N., Masinambow, V. A. J., & Maramis, M. T. B. (2019). Analisis Pengaruh Modal dan Biaya Produksi Terhadap Pendapatan UMKM di Kota Kotamobagu. Berkala Ilmiah Efisiensi, 19(1), 56–67.

Kusuma, 2006. Dampak Manajemen Laba Terhadap Relevansi Informasi. Akuntansi: Bukti Empiris dari Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Vol.8

Harliani, D. O., Antoni, M., & Adriani, D. (2024). Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usaha Kerupuk Udang di Desa Sungsang I dan II Kecamatan Banyuasin II. Journal of Sustainable Dryland Agriculture, 17(1), 15–24.

Haryadi, R., & Hastuti, D. (2017). Analisis Kelayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Indonesia. Jurnal Ekonomi & Bisnis, 10(2), 45-60.

Hernanto, F. (2018). Dasar-dasar Ilmu Usahatani. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Putri, N. A., & Suparman, E. (2022). Strategi Pengembangan Produk Kerupuk Ikan Kemplang di Palembang. Jurnal Ekonomi Kreatif dan Inovasi, 6(1), 15-30.

Ibrahim, R., Halid, A., & Boekoesoe, Y. (2021). Analisis Biaya dan Pendapatan Usahatani Padi Sawah Non Irigasi Teknis di Kelurahan Tenilo Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo. Agrinesia, 5(3), 176–181.

Rahardja, Prathama & Mandala Manurung.2001. Teori Ekonomi Makro Suatu Pengantar, Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta

Palandos, P. M., Engka, D. S. M., & Tolosang, K. D. (2019). Analisis Pengaruh Modal, Lama Usaha, Dan Jumlah Tenaga Kerja Terhadap Pendapatan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Di Kecamatan Langowan Timur. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi , 19(4), 36–47.

Pratama, H., Setiawan, B., & Dewi, L. (2019). Identitas Kuliner Lokal: Studi Kasus Kerupuk Kemplang di Sumatera Selatan. Jurnal Kebudayaan Lokal, 15(1), 34-42.

Rahim, A., Hastuti, D. R. D., & Malik, A. (2024). Pembangunan Ekonomi Biru di Indonesia (M. Nasrudin, D. Larasatii, & A. Arifin, Eds.). Nasya Expanding Management.

Rahmawati, E. (2016). Eksistensi Kerupuk Kemplang sebagai Produk Unggulan Sumatera Selatan. Jurnal Pariwisata dan Kuliner Nusantara, 12(1), 25-39.

Sukirno,Sadono, 2006, Ekonomi Pembangunan, Jakarta:Kencana

Soekartawi.2005. Agribisnis Teori dan Aplikasinya. PT Raja Grafindo Persada

Rusnaini, Fahrizal, M., & Muin, S. (2016). Analisa Biaya dan Pendapatan Industri Pengolahan Kayu di Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Hutan Lestari, 4(4), 643–648.

Sembiring, R., & Lubis, S. (2020). Analisis Kelayakan Usaha dan Efisiensi Produksi UMKM Makanan Tradisional di Indonesia. Jurnal Manajemen UMKM, 8(3), 75-89.

Suryani, L. (2020). Kearifan Lokal dalam Pengolahan Produk Makanan Berbasis Ikan di Sumatera Selatan. Jurnal Kuliner Nusantara, 12(3), 45-52.

Wahdiy, M. W., Wahyuni, P. R., & Pramasari, I. F. (2020). Analisis Efisiensi dan Nilai Tambah Gulali Gula Merah di Desa Nyabakan Barat Kecamatan Batang-Batang. Journal of Food Technology and Agroindustry, 2(2).

Downloads

Published

2025-02-20

How to Cite

Mentari, R. D. P., Wihardi, Y. ., Harliani, D. O., Hasibuan, Z. H. ., Suryati, N. K., & S, R. A. (2025). Analisis Keuntungan dan Efisiensi Produksi Kerupuk Kemplang Ikan pada Skala Rumah Tangga di Kecamatan Kemuning, Sumatera Selatan. Jurnal Ilmu Sosial, Manajemen, Akuntansi Dan Bisnis, 6(1), 35 - 43. https://doi.org/10.47747/jismab.v6i1.2647